Industri periklanan Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam membantu masyarakat memahami berbagai program-program nasional pemerintah. Bahkan lebih daripada itu, lewat tangan-tangan kreatif para profesional industri periklanan Indonesia, iklan sangat potensial untuk digunakan sebagai alat komunikasi yang mumpuni dalam membangun wawasan kebangsaan, memupuk nasionalisme hingga persatuan.
Sepanjang sejarah industri periklanan Indonesia, media cetak adalah sahabat sejati industri para pegiat kreatif dalam menggalang keterlibatan masyarakat dalam menangkal ragam isu sosial yang negatif. Guratan kreatif lewat kata dan gambar begitu dahsyat dan menarik perhatian pembaca. Media lain seperti televisi, radio dan media luar ruang hingga digital masih perlu belajar banyak untuk lebih giat berpartisipasi seperti halnya media cetak.
Seiring dengan memudarnya kekuatan media cetak, penayangan iklan-iklan sosial atau iklan layanan masyarakat juga terasa memudar. Media-media cetak sibuk mempertahankan diri dari serbuan tekanan media baru digital. Masyarakat periklanan Indonesia juga seolah kehilangan jati dirinya. Biro-biro iklan sibuk mempertahankan diri dari tekanan agency fee, pitching yang seolah tak berujung dan semakin memudarnya kekuatan biro iklan nasional. P3I masih perlu berbenah dan menata ulang organisasinya agar bisa menjadi pendorong partisipasi biro-biro iklan yang beroperasi di Indonesia.
Bangsa dan negara kita sedang menghadapi beragam isu sosial. Isu hoax, persatuan dan kesatuan, ketegangan sosial, kesulitan ekonomi, dan kesenjangan sosial adalah sebagian dari ragam isu sosial yang memerlukan penanganan segera dimana salah satunya dapar dilakukan lewat komunikasi sosial kreatif yang menggugah semangat nasionalisme.
Industri periklanan Indonesia harus bangkit dan kembali menggerakkan komunikasi sosial kreatif dalam ragam nada dan cara (tone and manner): humor, tegas, berorientasi budaya, atau personifikasi. Optimalkan semua media termasuk media digital dan media-media cetak yang masih bertahan. Kita perlu kompak dan bangkit serta menyadari bahwa kita adalah bagian dari industri yang sangat berperan dalam menyumbang pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi nasional.
| Berita terkait: |
| – Daya Magis Radio dan Industri Daerah |
| – Potret Sederhana Industri Periklanan Indonesia Saat Ini |
| – 4 Cara Penetapan Budget Advertising |
| – Wawancara Ekslusif Dengan Bimo Setiawan |




























