Alarm Bahaya Terhadap Media Konvensional Semakin Kuat: Berubah atau Bubar

0
2095

PERUBAHAN MASIH AKAN TERUS TERJADI

Media cetak khususnya Koran saat ini menghadapi tekanan yang hebat dengan hadirnya media-media online yang juga sangat kuat dalam menyajikan berita sebagai isi utama. Kebiasaan berselancar (browsing) audiens semakin menggerogoti waktu esensial pembaca koran cetak sehingga sejumlah pengusaha media melakukan dan menjalankan dua bentuk koran sekaligus: cetak dan online. Hadirnya koran online diharapkan mampu menjaga loyalitas audiens terhadap judul Koran atau loyalitas terhadap sebuah koran sebagai brand. Namun harus diingat bahwa hadirnya media online juga berpotensi mengancam kestabilan media induk baik media harian maupun periodic lainnya.

Hadirnya media sosial yang sangat digandrungi seluruh kelompok umur menggeser media-media lama dari posisi mereka sebagai bacaan pokok. Kebiasaan dini audiens muda (anak-anak usia SD) dalam mengonsumsi media online diduga akan sangat mempengaruhi eksistensi media cetak di masa depan, setidaknya curahan waktu mereka dalam mengonsumsi media cetak akan terus menurun, sebagaimana sudah terjadi saat ini di kalangan anak-anak muda berusia remaja dan dewasa muda.

Kedahsyatan media baru dalam merebut audiens sudah dan masih akan terus terjadi. Eksistensi media-media konvensional dianggap sangat terancam dan kekhwatiran ini dianggap beralasan. Namun demikian, harus diakui bahwa sekalipun media-media baru terus muncul dan berkembang, baik secara teknologi maupun segmentasi isi, media lama selalu bisa bertahan sekalipun dalam situasi keseimbangan pasar yang baru. Pesan untuk para pengelola media lama adalah, media baru jelas menjadi ancaman, dan secara perlahan berpotensi mengurangi profitabilitas perusahaan. Sebagai contoh, salah satu dampak munculnya media baru adalah perpindahan sebagian budget iklan ke media baru melalui pengalokasian budget yang lebih merata ke hampir seluruh kategori media termasuk media baru. Sehingga dengan demikian, pengusaha media lama dituntut untuk melebarkan sayap bisnis ke kategori media-media baru yang potensi bisnisnya menjanjikan, kemudian menjalankan serta mengelolanya dengan baik dan benar.

Berita terkait:
– Mengapa Iklan Terus Bertahan?
– Seni Mengelola Orang Kreatif dan Kreatifitas
– Berpikir Kreatif Melampaui Masa Kini
– Sudah Saatnya Sirkulasi Media Cetak Diaudit Secara Terbuka