Kekuatan Pasar dan Nilai Ekonomi
Namun dalam dua dekade terakhir sejak media digital hadir, bertumbuh dan berkembang, kekuatan pasar media-media tradisional terus melemah sebagaimana terdeteksi lewat beberapa hal berikut:
- Perputaran uang yang terjadi sebagai hasil dari bekerjanya sistim produksi dan distribusi pada industri media lama terus menurun:
- Terus menurunnya jumlah permintaan pasar telah membuat terpangkasnya jumlah unit terproduksi dan jumlah belanja untuk kebutuhan produksipun terus menurun.
- Penurunan permintaan terus terjadi hingga pada level penurunan yang sudah sangat signifikan hingga kemudian pengelola bisnis media mengurangi titik-titik distribusi secara berkelanjutan.
- Jumlah belanja iklan di hampir semua media lama juga menurun dengan signifikan dan tentu semakin menurunkan kekuatan pasar media lama.
- Nilai ekonomi media lama semakin menurun.
- Kentungan yang diperoleh atas penjualan unit-unit media semakin menurun karena seringkali media diproduksi pada skala usaha yang tidak ekonomis
- Sumber pendapatan langsung dari biaya berlangganan semakin berkurang karena konsumen sudah semakin enggan untuk berlangganan.
Kekuatan pasar dan nilai ekonomi media lama terus menurun sementara hal yang sebaliknya terjadi pada media digital atau media baru berteknologi digital. Mengembalikan kekuatan pasar dan nilai ekonomi media lama ke posisi semula sepertinya sudah sangat sulit dan para pebisnis media lama sudah semakin menyadari bahwa bisnis mereka semakin jauh dari skala bisnis yang ekonomis.
Ketika audiens atau pembeli yang menjadi sumber dan pembentuk kekuatan pasar semakin menjauh atau terus menurun dan tidak mungkin kembali, maka pada situasi tersebut bisnis memasuki usia senja dan terus meredup hingga akhirnya bubar. Mengalah dan memenuhi tuntutan pasar adalah hal yang paling realistis.




























