Jawaban Bijak Berbagai Persoalan Iklan di Media cetak

0
387


Pemilik brand atau para manajer komunikasi pemasaran sering merasa tidak mantap atau kurang percaya diri dalam memutuskan berbagai hal yang berkaitan dengan taktik beriklan di media cetak seperti: ragu dalam memutuskan apakah perlu beriklan atau tidak, ragu memilih halaman iklan, ragu memilih posisi iklan, ragu menetapkan ukuran dan bentuk iklan.

Nah, kalau masih menggunakan media cetak bahkan menggunakannya sebagai media utama, berikut ini adalah jawaban atas berbagai keraguan yang sering muncul ketika hendak menggunakan media cetak untuk beriklan.

Keraguan pertama yang sering dialami para manajer komunikasi brand adalah saat menentukan ukuran dan bentuk iklan di media cetak. Dalam menentukan apakah iklan akan didisain secara horizontal atau vertikal, keraguanpun sering timbul. Untuk masalah ini, saran terbaik adalah menyiapkan iklan dalam bentuk vertikal yang kinerkanya seringkali dianggap lebih baik dibanding iklan horizontal. Artinya, iklan yang tinggi (tall) dan sedikit kurus (skinny) dianggap masih lebih baik dari iklan yang pendek (short) dan lebar (wide). Salah satu alasannya adalah karena layout atau tata letak isi media cetak umumnya adalah vertikal, dan pembaca sudah terbiasa membaca dengan format ini.

Keraguan kedua adalah tentang halaman iklan. Saran untuk keraguan ini adalah meletakkan iklan pada halaman kanan dibanding halaman kiri walaupun anda harus membayar dengan harga khusus. Halaman kanan Koran dianggap terlihat lebih dahulu atau mata pembaca cenderung menyasar bagian kanan Koran terlebih dahulu. Saran lain adalah menempatkan iklan pada halaman yang isinya bersesuaian dengan karakter produk atau brand sebab saat ini sebagian besar Koran utama telah menerapkan pola section atau pembagian halaman berdasarkan segmen berita atau isi.

Keraguan ketiga adalah soal posisi iklan, apakah di bagian atas, bawah, dan bagian lain suatu halaman. Jangan pernah ragu meminta iklan anda ditempatkan di bagian atas, walaupun untuk itu anda harus membayar harga khusus karena permintaan posisi. Bagian lain yang juga direkomendasikan adalah di bagian kanan di atas garis tengah, dan yang terakhir adalah bagian bawah paling kanan. Kalau ingin lebih efektif lagi, pertimbangkanlah meminta posisi-posisi ini dan jangan ragu bernegosiasi tentang harga, sebab tidak ada harga mutlak, yang ada adalah harga negosiasi.

Keraguan keempat adalah soal ukuran, apakah penuh satu halaman, atau setengah halaman, atau seperempat halaman. Ingatlah bahwa ukuran iklan yang dua kali lebih besar tidak akan memberi dampak iklan sebesar dua kali. Penelitian merekomendasikan untuk memasang iklan setengah halaman sebanyak dua kali daripada satu kali ukuran satu halaman. Jangan pernah terbujuk untuk memasang iklan satu halaman dengan begitu mudah sebab pesan pada ukuran-ukuran yang lebih kecil akan memberi dampak yang signifikan kalau dipasang dengan frekuensi sering. Bijak adalah kata kunci dalam hal ini.

Ada Sedikit catatan soal keraguan beriklan, dalam banyak kasus, keraguan beriklan timbul karena pemahaman yang masih terbatas tentang manfaat pokok atau dampak iklan. Iklan adalah kegiatan komunikasi yang digunakan dalam menciptakan, membangun, menyadarkan secara terus menerus atau mengingatkan khalayak secara rutin tentang brand dan keseluruhan atributnya. Agar keraguan anda untuk beriklan semakin berkurang maka disarankan agar segala prosedur yang berkaitan dengan penggunaan iklan dilakukan dengan seksama. Tetapkan tujuan beriklan, rancang materi iklan dengan jitu dan sampaikan melalui media yang efektif. Kemudian lakukan pengamatan atau riset terbatas di tingkat pelanggan, misalnya dengan menyebarkan kuesioner yang ditujukan mengukur dampak iklan yang timbul. Terakhir, tunjuklah biro iklan yang benar untuk menangani segala urusan periklanan anda, sebab mengelola sendiri perkara materi iklan, pemilihan media dan pembelian space iklan bukanlah perkara sederhana, alih-alih yang terjadi adalah inefisiensi dan ketidaktepatan sasaran.


– Perencanaan Media Berbasis Data
– 3 Peran Mutlak AE Media
– Sorot: Kualitas AE Media House
– Media Digital: Kritikan Terhadap Model Cost Per Click

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here