Jalan Terjal Bisnis Media

0
481


Intensitas persaingan antar media baik antar kategori media (cetak vs elektronik vs online) maupun antar saluran dalam satu kategori semakin hari semakin tinggi. Para pengelola media merasakan hebatnya persaingan perebutan audiens dan iklan dewasa ini, bahkan salah satu media cetak terkemuka Indonesia meluncurkan dan mengampanyekan versi online yang diduga terpaksa dilakukan demi menyiasati persaingan pasar.

Pertarungan Semakin Keras

Audiens memang terpaksa harus lebih bijak dalam memilih media sebab pada prinsipnya tidak akan ada satu media yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan audiens.

Audiens dan iklan adalah dua objek yang diperebutkan dengan sangat ketat dimana efeknya berpotensi mempengaruhi eksistensi suatu saluran media bahkan kategori media. Telah sering dikemukakan bahwa bertahannya suatu media tidak ditentukan oleh hanya teknologi namun juga oleh kualitas interaksi antara media dengan audiensnya. Interaksi yang masih kuat antara media konvensional dengan audiens lawas menjadi salah satu alasan bertahannya media-media cetak, sekalipun di kalangan audiens berusia muda porsi penggunaan media online cenderung semakin besar. Hingga saat ini, media cetak memang masih terus bertahan dan tidak tergusur begitu saja sekalipun media-media berteknologi baru semakin riuh dan meramaikan persaingan media. Audiens memang terpaksa harus lebih bijak dalam memilih media sebab pada prinsipnya tidak akan ada satu media yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan audiens. Setiap media memiliki kelebihan dan kekurangan yang khas dan hal ini jugalah yang selanjutnya memberi peluang bagi media konvensional untuk terus bertahan. Radio, Televisi dan Cinema masih terus bertahan dengan segala upaya yang terbukti memang masih bisa menahan kepergian audiens khususnya audiens tertentu yang masih merasa puas dengan sajian konten media-media konvensional ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here