Jalan Terjal Bisnis Media

0
1980

Mengais Belanja Iklan

Jalan yang dilalui oleh tim pencari iklan yang akan mengisi space iklan komersil sekaligus menjadi sumber pendapatan utama media cetak dan sejumlah media konvensional juga semakin terjal. Kelelahan melanda tim penjual space iklan dan seringkali dengan terpaksa menerima order pemasangan iklan dengan harga sangat murah, diskon dan rate card menjadi sangat terbuka hampir tanpa batas. Tekanan media buyer atau rumah-rumah pembelian space media (media buying house) dengan dalih efisiensi dan permintaan pemilik brand sulit untuk dihindari. Ada banyak praktek hubungan bisnis yang sebetulnya tidak patut untuk dilakukan namun dengan terpaksa harus dituruti oleh media-media seperti: diskon besar, cashback, fasilitas reward, pembayaran mundur berbulan-bulan bahkan hingga 10 bulan, piutang yang sulit ditagih, hingga pemindahan order tiba-tiba dengan alasan diskon yang tidak kompetitif.

HARAPAN

Harapan untuk bertahan tetap membubung sekalipun berbagai cara harus dilakukan secara akrobatik. Memotong biaya, menjual space iklan dengan cara halus dan keras (soft and hard selling) termasuk menampilkan logo pengiklan dengan sangat menyolok (branding and built in), memberikan diskon dan fasilitas reward yang seringkali membuat kening berkerut-kerut tak karuan, hingga berusaha membuat nyaman suasana hati para pengelola uang pemilik brand yang beroperasi di ratusan media buying house. Kita masih akan melihat drama-drama tumbangnya media-media konvensional dan juga media baru sebagai dampak dari persaingan bisnis media yang semakin keras, terkadang sudah absurd.

– Jawaban Bijak Berbagai Persoalan Iklan di Media cetak – Perencanaan Media Berbasis Data – 3 Peran Mutlak AE Media – Sorot: Kualitas AE Media House