Media Digital:
Mengukur Sukses Kampanye Iklan Digital

0
328


ADVERTISING-INDONESIA.id – Kampanye iklan digital tidak selalu membuahkan hasil yang menggembirakan, bahkan sejumlah pemilik brand mempertanyakan pengembalian investasi (return on investment) iklan mereka di berbagai media digital yang ternyata sulit diprediksikan. Situasi ini seolah hampir sama dengan investasi yang mereka lakukan di berbagai iklan konvensional yang seringkali dianggap membuang waktu dan uang. Para pemilik brand juga masih relatif sulit menjawab pertanyaan tentang jenis pengukuran yang tepat dan mampu mencermati hasil kampanye-kampanye iklan digital mereka. Sejumlah pemilik brand bahkan menyadari kealpaan mereka dalam melakukan pengukuran yang tepat terhadap kampanye-kampanye iklan digital yang mereka lakukan.

Kita mengenal sejumlah cara dalam mengukur kampanye iklan digital dimana melalui cara ini kita akan terhindar dari persepsi negatif tentang media digital, diantaranya adalah:

1. Cost Per Lead
Cost per lead adalah perhitungan yang menunjukkan seberapa efektifkah kampanye iklan yang sedang anda lakukan.  Jika anda menggunakan cost per lead sebagai acuan dasar dan berencana mengeluarkan biaya kampanye iklan sebesar 100 juta rupiah; dan cost per lead yang disepakati adalah 1 juta rupiah, maka seharusnya kampanye anda akan setidaknya akan menghasilkan 100 lead. Jika lead yang dihasilkan ternyata kurang dari 100, maka kampanye anda bisa disebut tidak efektif dan sebaiknya anda menghentikan kampanye selanjutnya sambil melakukan evaluasi terhadap materi iklan digital anda. Lead adalah potential sales prospect yang timbul sebagai hasil dari kampanye iklan anda. Pada umumnya lead ini  berbentuk data lengkap potential customer yang bisa dikembangkan, ditindaklanjuti atau diubah menjadi transaksi.

2. Keseluruhan Traffic (Total Traffic)
Kampanye iklan digital tidak melulu soal potential lead, tapi juga tentang total traffic audiens yang anda harapkan ke berbagai asset digital yang anda miliki. Pada umumnya, setelah kampanye iklan-iklan digital yang mereka lakukan, pengiklan berharap audiens memasuki website utama mereka sebagai pintu gerbang utama yang memungkinkan audiens berinteraksi lebih intensif dengan brand. Tetapi, diluar website utama,  masih banyak asset digital yang seringkali juga ditetapkan sebagai landing pages. Jika setelah kampanye iklan digital yang anda lakukan, anda melihat bahwa ternyata jumlah audiens yang berkunjung ke landing page yang anda tetapkan tidak sesuai dengan harapan maka sebaiknya kampanye iklan digital anda harus dihentikan, sambil melakukan evaluasi terhadap materi dan disain iklan anda.

3. Bounce Rate
Bounce rate yang rendah adalah harapan para pengiklan. Pada saat audiens memasuki landing page yang anda harapkan, tentu anda ingin agar audiens berlama-lama dan membuka halaman-halaman potensial lain yang anda miliki. Jika audiens keluar langsung dari halaman yang baru saja mereka masuki bahkan sama sekali tidak mengeksplorasi halaman atau landing page yang anda tetapkan, maka hal ini adalah masalah yang harus anda pecahkan segera. Kampanye iklan digital bisa saja dihentikan daripada uang anda terbuang percuma.

4. Total Conversions
Kesuksesan kampanye iklan digital seringkali ditentukan oleh jumlah konversi yang muncul selama dan setelah masa kampanye. Konversi yang diharapkan misalnya adalah jumlah audiens yang mengisi form-form tertentu, mengajukan diri berlangganan surat elektronik atau meminta brosur lengkap. Konversi ini diterjemahkan sebagai tindakan positif yang  dilakukan oleh para pengunjung landing page anda. Bisa saja rate conversion anda sangat rendah yang terjadi karena berbagai sebab, seperti: pesan iklan anda terlalu membosankan, disain web anda tidak menarik, atau penawaran-penawaran anda juga lemah.  Jika konversi yang timbul ternyata cukup rendah maka iklan digital  bisa dikatakan gagal.

5. Sesi baru (new session)
Iklan digital adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh para pemilik brand dalam menarik pengunjung-pengunjung baru, kunjungan baru dan kunjungan berulang ke situs-situs atau landing page yang diharapkan. Kunjungan berulang menunjukkan web anda benar-benar menarik atau disain serta isi web anda menarik untuk dikunjungi.  Jika setelah iklan digital jumlah new session meningkat, maka iklan digital bisa dikatakan berhasil.


– Mengapa Harus Digital Marketing?
– Media Digital: Kritikan Terhadap Model Cost Per Click
– Peluang Media Tradisional Dalam Membangun Attention

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here