Pemasaran Digital:
Menelusuri Kedahsyatan Pemasaran Digital (Bagian 1)

0
1230


ADVERTISING-INDONESIA.id – Pemasaran digital telah terbukti sebagai salah satu metode yang sangat efektif dalam menciptakan bahkan meningkatkan penjualan barang dan jasa.  Ada begitu banyak perusahaan pengelola brand yang rajin memanfaatkan beragam metode pemasaran digital mengakui hal tersebut. Sejumlah metode pemasaran digital yang umum digunakan saat ini adalah E-mail Marketing, Pay-Per-Click Advertising (PPC), Search Engine Optimization (SEO), Display Advertising, Social Media Marketing (SMM), Content Marketing, dan Affiliate Marketing.

Inti dari pemasaran digital adalah Targeting, Traffic, Viewability, dan Conversion. Keempat hal inilah yang pada dasarnya menjadi penyebab kedahsyatan pemasaran digital yang semakin hari semakin menunjukkan keperkasaannya terhadap media tradisional. Kita akan telusuri hal-hal apa saja yang menyebabkan pemasaran digital semakin berkembang dan dipilih sebagai metode komunikasi brand yang sangat potensial dalam menciptakan penjualan:

  1. Pemasaran digital mampu menjangkau dan melibatkan pelanggan dengan efektif (Reach and Engage). Kedua hal ini (jangkauan dan keterlibatan) adalah bukti tidak terbantahkan soal benefit pemasaran digital. Dewasa ini, semakin banyak praktisi pemasaran digital berusia muda yang piawai dalam merancang strategi pemasaran digital hingga menurunkannya ke level implementasi yang efektif. Hanya dalam beberapa bulan saja, para pemilik perusahaan khususnya perusahaan berskala kecil hingga menengah mengaku betapa pemasaran digital begitu bermanfaat dalam meningkatkan jumlah jangkauan dan keterlibatan target market mereka terhadap barang dan jasa yang mereka tawarkan. Penggunaan Media Sosial, Google Ad words, SEO adalah tiga metode pemasaran digital yang digemari para pemilik brand.

  2. Pemasaran digital telah terbukti berlangsung dalam biaya yang sangat minimal namun efektif jika dibandingkan dengan taktik atau metode pemasaran tradisional. Kampanye pemasaran digital bisa dilakukan dengan biaya hanya Rp. 1 juta melalui Facebook, Instagram dan Google Adwords dimana hasilnya bisa segera dirasakan. Menemukan kata, gambar dan video yang tepat yang akan ditampilkan di media sosial tersebut sehingga menimbulkan keterlibatan media sosial yang tinggi (high social media engagement) tentu memerlukan keahlian, namun jangan khwatir sebab hal tersebut sudah bisa dikerjakan dengan sangat efektif oleh para praktisi pemasaran digital dengan biaya murah. Sementara itu, hingga saat ini biaya berkomunikasi melalui media tradisional masih saja mahal, belum lagi ditambah dengan biaya produksi materi yang seringkali membuat pusing para pemilik brand. Tidak heran jika kompetisi antara Digital Advertising dan Conventional Advertising semakin hari semakin tidak berimbang khususnya dari segi biaya. Digital advertising tampil sangat murah dan efektif, sementara conventional advertising masih tetap mahal.

  3. Pemasaran digital adalah metode pemasaran yang sangat terukur. Pertanyaan yang selalu sulit dijawab di era penggunaan metode pemasaran tradisional adalah soal pengukuran. Sudah sejak lama, keberhasilan metode komunikasi melalui media tradisional begitu sulit untuk diukur, sementara metode komunikasi pemasaran digital dapat diukur dengan cepat dan mudah. Dari mulai jumlah audiens yang tertangkap atau terterpa oleh pesan, keterlibatan hingga konversinya, bisa diukur dengan alat atau mesin pengukur. Alat pengukur pesan atau kampanye yang bersifat analitik bekerja dengan cermat dalam melakukan tracking atau penelusuran aktifitas digital audiens secara real-time. Justifikasi atau penyesuaian terhadap kampanyepun bisa dilakukan dengan segera demi mencapai hasil yang lebih besar. Perjalanan digital audiens (audience digital journey) bahkan bisa ditelusuri dengan rinci sehingga suatu pesan bisa dilepaskan atau diluncurkan menuju sasaran yang diinginkan dengan sangat tepat.


Inovasi Disruptif Media Digital
– Brand Engagement Di Era Digital
– Bisnis Media Konvensional: A Sunset Business?
– Advertising dan Branding