Survei Nielsen:
Belanja Iklan Januari-September 2018 Tumbuh 5 Persen

0
1600

Melihat kepemirsaan yang cukup besar selama momentum penyelenggaraan olahraga tersebut di kuartal ketiga 2018, Nielsen Ad Intel juga mencatat bahwa sepanjang kuartal ketiga total belanja iklan televisi mencapai Rp 31,9 Triliun. Dari nilai total tersebut, kontribusi dari penyelenggaraan Piala Dunia 2018 di bulan Juli saja meraup belanja iklan sebesar Rp 311,2 Miliar sedangkan Asian Games 2018 dengan total belanja iklan sebesar Rp 747, 8 Miliar.

“Momen-momen seperti penyelenggaraan World Cup dan Asian Games ini tentunya mendatangkan peluang yang cukup langka bagi pengiklan karena tidak terjadi setiap tahun. Bahkan pelaksanaan Asian Games di Indonesia mungkin akan terjadi lagi dalam belasan atau puluhan tahun mendatang.” ujar Hellen Katherina, Direktur Eksekutif Media, Nielsen Indonesia.

Oleh karenanya, selama momen Piala Dunia 2018 dan Asian Games 2018, pengiklan tidak hanya menggelontorkan belanja iklan mereka baik dalam bentuk iklan dalam jeda komersial tetapi juga iklan di dalam program (sponsorship). Selama penyelenggaraan Piala Dunia 2018, Traveloka menjadi merek yang cukup banyak beriklan pada kedua bentuk iklan ini, dengan penempatan sebanyak 711 spot pada jeda komersial dan 403 spot di dalam program. Vivo juga menjadi merek lain yang cukup banyak beriklan dengan jumlah 562 spot di jeda komersial dan 331 spot di dalam tayangan program.

Sementara Indomie lebih banyak menempatkan iklannya di dalam tayangan program yaitu sebanyak 713 spot dan di jeda komersial sebanyak 346 spot. Menariknya, dua merek produk kopi juga banyak muncul pada penempatan iklan di dalam program, di antaranya Kopi ABC sebanyak 380 spot dan Kapal Api 283 spot.

Sementara untuk penyelenggaraan Asian Games merek-merek seperti Bukalapak, Grab dan Extra Joss mendominasi penempatan iklan baik iklan di jeda komersial maupun di dalam program. Bukalapak menjadi kontributor terbesar dengan beriklan sebanyak 718 spot pada jeda iklan dan 4.114 spot pada iklan dalam program. Penempatan iklan pada jeda iklan Grab menyumbangkan iklannya sebesar 215 spot dan 1.007 spot pada iklan dalam program. Sedangkan Extra Joss lebih banyak menempatkan iklannya pada Iklan dalam Program sebanyak 2.230 spot sementara hanya 153 spot iklan pada iklan dalam jeda iklan.

 

 


– Fenomena Perebutan Client di Era Revolusi 4.0
– Ketidakseimbangan Posisi Agency Dengan Client
– Laporan Asian Games 2018: Penutupan Asian Games 2018 Jadi Pemikat Pemirsa
– Perubahan Gaya Hidup Era Digital: Konsumen Semakin Membutuhkan Kenyamanan