Suramnya Perusahaan Periklanan Indonesia

0
2182

Pandangan atau tulisan para ahli tersebut adalah peringatan keras bagi pelaku industri periklanan. Para praktisi periklanan sangat yakin bahwa industri periklanan tidak akan pernah pudar atau mati. Daya persuasi iklan sebagai alat komunikasi dikenal sangat hebat dan sangat tidak mungkin bagi pemilik atau pengelola brand meninggalkan teknik komunikasi ini. Namun surutnya usaha bahkan bubarnya sejumlah perusahaan raksasa periklanan Indonesia menjadi ironi ditengah-tengah potensi pasar industri periklanan nasional, regional maupun global yang masih terus bergerak dinamis.

Seluruh pihak yang terlibat dalam industri periklanan nasional tampaknya perlu diajak merenungkan dan mencari jalan keluar bagi muramnya perjalanan bisnis perusahaan-perusahaan periklanan nasional. Sepertinya, iklim industri periklanan semakin tidak bersahabat dengan dengan perusahaan-perusahaan periklanan nasional. Semakin sulit saat ini bagi perusahaan periklanan nasional untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Pasar periklanan nasional semakin dikuasai oleh pemain asing atau mereka yang lebih sering disebut sebagai perusahaan Multinasional.

Tenggelam Secara Perlahan

Survey yang dilakukan Nielsen Indonesia menunjukkan bahwa belanja iklan di media-media nasional menunjukkan tren positif. Belanja iklan yang terus bertumbuh pada prinsipnya adalah pertanda positif bagi masa depan industri periklanan Indonesia. Kalau demikian, apa yang sesungguhnya yang terjadi dengan sejumlah perusahaan periklanan Indonesia? Mengapa sejumlah perusahaan periklanan nasional yang dulu dikenal sangat kuat secara finansial dan menghasilkan karya iklan kelas dunia satu persatu tumbang dan menghilang dari peta industri periklanan Indonesia? Apa kabar tokoh-tokoh periklanan nasional yang dikenal piawai dalam membangun brand ekuitas di masa lampau?