Perangkat digital bergerak berisi ratusan media digital atau media online menjadi pilihan utama para pemilik brand dalam mengingatkan audiens tentang brand yang mereka kelola. Saat ini ada ribuan produk dan jasa yang dengan sangat mudah mampu mengingatkan audiens atau target market tentang produk atau jasa yang mereka tawarkan, hanya dengan memanfaatkan jaringan media sosial atau media-media online yang terhubung dengan mesin pencari, aplikasi belanja, dan situs-situs relevan lainnya.
Posisi kompetitif advertising dan media konvensional yang terus menurun memang semakin membuat gamang para praktisi advertising. Teknik komunikasi advertising konvensional dinilai sudah sangat jauh masuk ke fase penurunan (decline phase) dan tidak lama lagi akan digantikan oleh peran kuat komunikasi digital yang lebih mengandalkan pola komunikasi langsung, berisi pesan-pesan yang dipenuhi dengan penawaran belanja langsung, direct reward, interaksi terbuka dan jaminan kualitas pelayanan yang prima. Jarak antara promosi digital dengan pembelian atau penjualan sangat tipis atau bisa segera terjadi tanpa menunggu waktu lama dan membuat para pemilik brand merasa senang bisa melakukan transaksi segera dengan pembeli. Advertising harus segera melakukan reposisi jika masih ingin terus bertahan di tengah gempuran aktifitas komunikasi digital.
![]()
– Kisah Punahnya 15% Agency Commission
– Dilema Bisnis Advertising: Dulu dan Sekarang
– Bisnis Media Konvensional: A Sunset Business?
– Perubahan Gaya Hidup Era Digital: Konsumen Semakin Membutuhkan Kenyamanan





























