2. Keterbatasan data tentang efek iklan
Pengiklan semakin sering membandingkan efek iklan yang diperoleh melalui media dan aplikasi digital dengan efek iklan media tradisional termasuk Televisi. Engagement adalah salah satu efek yang biasanya timbul setelah penayangan iklan. Para pengiklan tentu mengharapkan engagement yang dapat diukur dan terpertanggungjawabkan secara rasional setelah mereka mengeluarkan biaya pemasangan iklan yang cukup besar. Secara teori diyakini bahwa iklan di media televisi pasti akan mendorong purchase intention hingga ke level optimal sekaligus menjaga purchase cycle dan loyalitas. Teori inilah yang menjadi dasar bagi pengiklan sekaligus para pemilik stasiun TV melakukan kerjasama bisnis. Ketika media digital masih belum diperhitungkan sebagai media komunikasi brand, baik pengiklan maupun pemilik stasiun TV masih berpegang teguh pada keyakinan bersama bahwa iklan TV masih sangat efektif dalam menjaga brand dan penjualan. Namun saat ini situasinya mulai berubah bahkan semakin jauh dari posisi awalnya. Pengiklan masih tetap menggunakan iklan TV sebagai salah satu alat komunikasi brand namun keterbatasan data efek iklan TV membuat mereka mengurangi budget pembelian space iklan di berbagai stasiun televisi. Materi iklan audio visual dipindahkan penayangannya ke media-media digital yang memiliki platform pemutar video seperti youtube dan di berbagai website yang mereka kelola sendiri (owned media).
3. Kehadiran OTT Television
Saat ini kita terbiasa menerima kiriman video atau menonton iklan audio visual di berbagai perangkat digital bergerak. OTT Television semakin jamak dan menghadirkan tantangan berat bagi pengelola stasiun TV terrestrial atau satelit. Jika perbandingan biaya penayangan iklan video melalui media TV tradisional dan TV digital termasuk jasa OTT Television semakin lama semakin besar maka pengiklan atau pemilik brand niscaya akan meninggalkan layar kaca dan nasib stasiun TV akan semakin suram.
Iklan TV atau iklan yang ditayangkan di stasiun TV mungkin masih akan tetap tayang namun biayanya akan semakin murah atau dimurahkan oleh setiap pengelola stasiun TV. Persoalannya adalah apakah hasil penjualannya akan cukup dalam membiayai biaya operasional mereka? Mari kita amati bagaimana eksistensi perusahaan pengelola stasiun TV di era digital saat ini.
![]()
– Isu Seputar Strategi Media
– Menyigi Faktor Media Dalam Penetapan Budget Iklan
– Pemasaran Digital: Menelusuri Kedahsyatan Pemasaran Digital (Bagian 2)




























