Kisah Punahnya 15% Agency Commission

0
6583

Apakah Agency Commission sebesar 15% sudah benar-benar punah? Tampaknya ya, sebab akhirnya pengiklan mulai terbiasa dengan pembayaran agency fee masa kini yang oleh praktisi periklanan dinilai tidak masuk akal. Saat ini, diskon media atau potongan harga yang diberikan oleh media sepenuhnya menjadi hak pengiklan, sementara jasa atas penempatan iklan yang dikelola media buying agency dihargai dengan ‘sangat efisien’, yaitu sebesar 2% bahkan dibawah 2% agency commission. Apakah unit usaha media buying agency bisa bertahan dengan fee sebesar itu? sekali lagi tentu tidak, sebab pada kenyataannya mereka mencoba mencari celah penambahan revenue melalui negosiasi-negosiasi alot dengan media-media house demi memperoleh cashback atau juga dengan cara membayar di depan demi memperoleh tambahan cash discount.

Faktanya, pengiklan lebih memilih perusahaan yang menyediakan jasa layanan perencanaan media berbasis teknologi dan jasa penempatan iklan dengan komisi agency yang sangat efisien alias berbiaya murah.

Saat ini rumah-rumah kreatif sekaligus produksi terus menjamur serta dijalankan dengan biaya yang efisien. Sebagian besar pengiklan atau pemilik brand tidak merasa perlu lagi untuk selalu memilih atau berhubungan dengan agency ‘besar’ yang seringkali menetapkan biaya kreatif dan produksi yang mahal. Demikian juga dengan pertumbuhan jumlah usaha penempatan iklan atau advertisement placement agency baik digital maupun konvensional.

Segala taktik bisnis untuk bertahan pasti sudah dijalankan oleh setiap perusahaan periklanan dewasa ini, khususnya oleh perusahaan periklanan yang mencoba peruntungan di bidang usaha advertisement media placement. Faktanya, pengiklan lebih memilih perusahaan yang menyediakan jasa layanan perencanaan media berbasis teknologi dan jasa penempatan iklan dengan komisi agency yang sangat efisien alias berbiaya murah. Agency atau perusahaan manakah yang bisa bertahan? Simak penelusuran www.advertising-indonesia.id berikutnya.


– Dilema Bisnis Advertising: Dulu dan Sekarang
– Bisnis Media Konvensional: A Sunset Business?
– Iklan: Nasib Iklan Konvensional
– Creative Thinking Pekerja Kreatif